Saturday, January 30, 2021

Catatan dan Contoh Soal Bimtek Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Program Guru Belajar Kemdikbud


Catatan Materi Bimtek AKM Guru Belajar

Asesmen Nasional (AN) mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

AN terdiri dari 3 bagian

  1. AKM dirancang untuk capaian murid dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi.
  2. Survey Karakter mengukur pencapaian murid dari hasil belajar sosial emosional berupa Pilar Karakter Pancasila dengan 6 indikator, beriman dan bertakwa TYME, berakhlk mulia, kebinekaan global, kemandirian, gotong royong, bernalar kritis, dan kreativitas
  3. Survey lingkugan Belajar untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah

Asesmen Nasional dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar siswa. 

Misalnya, guru ingin mengembangkan keterampilan literasi pada siswa. Dalam hal ini, guru perlu memotivasi siswa untuk membaca tidak hanya dari buku teks, tetapi bisa dari berbagai sumber. Guru juga perlu mengajak siswa berdiskusi dan mengevaluasi informasi yang dibaca, tidak sekedar meringkas dan mengulang kembali. 

Bagaimana dengan keterampilan numerasi? Pada keterampilan numerasi, guru perlu memastikan siswa memiliki intuisi angka (number sense) dan pemahaman aritmatika dasar sejak dini. Guru juga perlu memandu siswa memecahkan masalah terkait numerasi yang terjadi dalam konteks kehidupannya. Hal ini disebabkan masalah yang menuntut diskusi dan penalaran tidak dapat dipecahkan hanya dengan menghafal rumus semata.

Dalam penilaiannya asesmen literasi membaca tidak hanya mengukur topik atau konten tertentu tetapi berbagai konten, berbagai konteks dan pada beberapa tingkat proses kognitif. 

Konteks pada AKM dibedakan menjadi tiga, yaitu personal, sosial budaya, dan saintifik. 

Hasil AKM dilaporkan  dalam 4 (empat) kelompok yaitu



Berikut beberapa soal dalam Bimtek AKM Guru Belajar.

1. Pernyataan yang benar mengenai Asesmen Nasional yaitu….

  • Digunakan sebagai dasar perbaikan kualitas pembelajaran
  • Digunakan sebagai penilaian untuk penentuan nilai individu
  • Diberikan di akhir jenjang sebagai penentuan kelulusan siswa
  • Diberikan untuk menilai prestasi pendidikan setiap daerah

2. Dalam Asesmen Nasional pemetaan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah dilakukan melalui….

  • Survei karakter
  • Survei lingkungan belajar
  • Asesmen Kompetensi Minimum
  • Survei kualitas sekolah

3. Salah satu instrumen Asesmen Nasional adalah survei karakter. Dalam pelaksanaannya survei karakter memiliki tujuan utama yaitu….

  • Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim di sekolah yang menunjang pembelajaran siswa
  • Mengukur hasil belajar non kognitif menyangkut sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai pancasila
  • Mengukur hasil belajar secara kognitif melalui kompetensi dasar literasi membaca dan numerasi
  • Mengukur kemampuan akademik siswa dilihat dari nilai akhir siswa sebagai penentu kualitas sekolah

4. Perbedaan Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional adalah….

  • Ujian Nasional dilakukan pada siswa kelas V, VII, dan XI sedangkan Asesmen Nasional untuk tingkat akhir
  • Ujian Nasional dilakukan selama 1 minggu sedangkan Asesmen Nasional dilakukan selama 4 hari
  • Ujian Nasional dilakukan pada semua siswa sedangkan Asesmen Nasional pada siswa sampel
  • Ujian Nasional dilakukan secara daring, luring, dan blended sedangkan Asesmen Nasional dilakukan secara daring

5. Pernyataan yang tepat mengenai ragam butir soal yang digunakan dalam Asesmen Kompetensi Minimum yaitu….
  • Jumlah butir soal yang diujikan pada semua setiap jenjang sama yaitu sejumlah 30 soal
  • Semua siswa pada setiap jenjang pendidikan akan mengerjakan soal dengan tingkat kesulitan sama
  • Soal asesmen terdiri atas pilihan ganda, menjodohkan, isian singkat, dan uraian
  • Kompetensi mendasar yang dipelajari setiap siswa berbeda sesuai dengan peminatannya

6. Dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), konten dalam literasi membaca mencakup….
  • Teks informasi dan teks fiksi
  • Teks prosedur dan teks prosedur kompleks
  • Teks observasi dan teks deskripsi
  • Teks wacana dan teks argumentasi

7. Kompetensi minimum yang dimaksudkan dalam AKM adalah….
  • Kompetensi dasar siswa untuk mempelajari materi apapun
  • Kompetensi dasar yang harus dimiliki sekolah
  • Kompetensi matematika dan Bahasa Indonesia siswa
  • Kompetensi minimal setara yang harus dimiliki siswa

8. Asesmen Kompetensi Minimum dan Ujian Nasional memiliki beberapa perbedaan termasuk dalam konteks soal. Dari pernyataan berikut manakah yang menunjukkan ciri-ciri soal Asesmen Kompetensi Minimum?
  • Konteks masalah yang diberikan bersifat rutin dan sederhana
  • Soal bersifat relevan dengan dunia nyata dan aplikatif
  • Soal mengacu pada penyelesaian sesuai konsep yang dipelajari
  • Dalam soal teks yang disajikan pendek namun kurang mendalam

9. Manakah dalam pernyataan berikut yang merupakan kelebihan dari Asesmen Kompetensi Minimum dibandingkan dengan soal Ujian Nasional?
  • Mutu pendidikan diukur dari penilaian konten yang esensial pada mata pelajaran tertentu
  • Penentuan dan pemetaan kemampuan siswa untuk dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya
  • Kemampuan kognitif menjadi hal utama sehingga lebih menekankan pada penguasaan materi
  • Menekankan pada penguasaan kompetensi, dan penerapannya dalam berbagai konteks kehidupan

10. Dari yang sudah dipelajari mengenai Asesmen Kompetensi Minimum maka dapat disimpulkan bahwa….
  • Asesmen Kompetensi Minimum akan mempengaruhi penyelenggaraan kegiatan kelulusan siswa
  • Dengan Asesmen Kompetensi Minimum sekolah tidak lagi melaksanakan Ujian Sekolah (US)
  • Hasil Asesmen Kompetensi Minimum untuk mengevaluasi di berbagai aspek pembelajaran
  • Asesmen Kompetensi Minimum dilakukan juga untuk mengukur penguasaan siswa terhadap konten

11. Guru Rani memberikan pembelajaran mengenai pola pada barisan bilangan dan konfigurasi objek hal ini merupakan konten pembelajaran….
  • Bilangan
  • Pengukuran dan geometri
  • Aljabar
  • Data dan ketidakpastian

12. Asesmen numerasi untuk jenjang SMP/MTS, terdapat berapa level pembelajaran….
  • 1 level pembelajaran
  • 2 level pembelajaran
  • 3 level pembelajaran
  • 4 level pembelajaran

13. Guru Sandi memberikan sebuah bacaan sastra, kemudian Guru Sandi meminta siswanya untuk menganalisis perubahan pada kejadian, karakter, setting, alur cerita serta konflik yang terjadi. Hal yang dilakukan oleh Guru Sandi merupakan bagian dari tingkat kognitif dalam asesmen literasi yaitu….
  • Menemukan informasi
  • Memahami informasi
  • Mengevaluasi dan merefleksi
  • Menyusun inferensi

14. Guru Ratna memberikan sebuah teks informasi kepada siswanya kemudian Guru Sandi meminta siswanya menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks informasi, hal yang dilakukan Guru Ratna termasuk dalam kegiatan kognitif literasi yaitu….
  • Menemukan informasi
  • Memahami informasi
  • Mengevaluasi dan merefleksi
  • Menilai kualitas dan kredibilitas informasi

15. Guru Reza meminta siswanya untuk menilai kesesuaian pemilihan warna, tata letak, dan pendukung visual yang digunakan oleh penulis dalam menyampaikan pesan. Dalam asesmen literasi hal yang dilakukan oleh guru
Reza merupakan tingkat kognitif literasi yaitu….
  • Menemukan informasi
  • Memahami informasi
  • Menyusun inferensi
  • Mengevaluasi dan merefleksi

16. Asesmen literasi untuk jenjang SMP/MTS, akan diujikan….
  • 1 level pembelajaran
  • 2 level pembelajaran
  • 3 level pembelajaran
  • 4 level pembelajaran

17. Manakah diantara kegiatan numerasi berikut yang termasuk dalam konten aljabar?
  • Memahami pola pada barisan bilangan dan konfigurasi objek
  • Menghitung volume bangun ruang dan luas permukaan
  • Memahami bilangan cacah maksimal 6 angka
  • Menentukan dan menggunakan mean, median, modus

18. Manakah di antara materi berikut ini yang menunjukkan hubungan antara numerasi dengan mata pelajaran IPA SMP/MTS?
  • Menghitung persentase pajak
  • Menghitung luas segitiga dan lingkaran
  • Mengurutkan bilangan cacah
  • Membandingkan berat berbagai benda

19. Perbedaan asesmen literasi SMP/MTS antara level 1 dan 2 yaitu….
  • Memiliki proses kognitif yang sama namun tingkat kesulitan berbeda sesuai dengan jenjangnya
  • Memiliki konten yang sama namun proses kognitif yang berbeda sesuai dengan jenjangnya
  • Memiliki konten dan proses kognitif yang sama, hanya konteks yang berbeda
  • Memiliki proses kognitif, konten literasi, dengan kesulitan yang sama untuk setiap jenjangnya

20. Bagaimana keterkaitan antara Asesmen Kompetensi Minimum dengan kecakapan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa pada jenjang SMP/MTS?
  • Mengharuskan siswa memiliki pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang pembelajaran
  • Mendorong siswa berpikir kritis untuk penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari
  • Mendorong siswa untuk memperoleh prestasi yang baik untuk melanjutkan pada jenjang berikutnya
  • Memastikan semua siswa memiliki pengetahuan sesuai standar yang harus dimiliki oleh siswa

21. Salah satu ciri pembelajaran berbasis kompetensi adalah….
  • Berpusat pada materi pembelajaran
  • Belajar untuk cakupan materi
  • Belajar untuk pemahaman konsep dan keterampilan
  • Berorientasi pada nilai akhir

22. Berikut adalah beberapa pernyataan mengenai pembelajaran berbasis konten dan pembelajaran berbasis kompetensi:
1. Menunjukkan kinerja dengan menerapkan konsep
2. Pembelajaran terkait dengan konteks kehidupan nyata siswa
3. Belajar untuk cakupan materi yang harus dikuasai
4. Berorientasi pada konteks dan penguasaan kompetensi
5. Berorientasi pada nilai akhir
6. Menjawab serangkaian pertanyaan topik berdasarkan teks
Manakah pernyataan yang menunjukkan pembelajaran berbasis konten?
  • 1), 3), 5)
  • 2), 4), 5)
  • 3), 5), 6)
  • 1), 4), 6)

23. Dari hasil AKM ditemukan bahwa siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dalam konteks yang lebih beragam maka siswa tersebut dapat dikategorikan dalam kelompok….
  • Perlu intervensi khusus
  • Dasar
  • Cakap
  • Mahir

24. Guru Cleo memberikan soal teks dan ditemukan siswa mampu mengintegrasikan beberapa informasi teks pada bacaan yang berbeda maka siswa tersebut dapat dikategorikan dalam kelompok….
  • Perlu intervensi khusus
  • Dasar
  • Cakap
  • Mahir

25. Bagaimana keterkaitan antara Asesmen Kompetensi Minimum dengan standar kurikulum secara keseluruhan?
  • Asesmen Kompetensi Minimum terikat secara erat dengan konten kurikulum
  • Asesmen Kompetensi Minimum mengukur penguasaan siswa atas konten kurikulum secara keseluruhan
  • Asesmen Kompetensi Minimum memperhatikan apa yang seharusnya diajarkan oleh guru pada tiap kelas
  • Asesmen Kompetensi Minimum terlepas dari keseluruhan kurikulum sekolah

26. Soal dalam asesmen literasi menggunakan proses kognitif yang lebih baik dibandingkan Ujian Nasional karena terdapat proses baru yaitu….
  • Mencari, mengakses, serta menemukan informasi dari bacaan
  • Memahami informasi tersirat maupun tersurat dari bacaan
  • Memadukan interpretasi (pemahaman) pada bagian teks untuk menghasilkan kesimpulan
  • Mengevaluasi dan merefleksikan isi teks dengan hal lain diluar teks maupun pengalamannya

27. Bagaimana hasil Asesmen Kompetensi Minimum (literasi dan numerasi) dapat digunakan untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas terhadap pembelajaran lain?
  • Menyesuaikan pembelajarannya sesuai tingkat kompetensi siswa
  • Melakukan penilaian mandiri untuk mata pelajaran lain
  • Menyusun pembelajaran sesuai konten materi pada asesmen
  • Menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat kompetensi terendah siswa

28. Dalam asesmen numerasi siswa dituntut untuk bernalar menggunakan konsep matematika dan memberikan solusi yang lebih aplikatif sehingga soal yang diberikan akan mendorong siswa untuk….
  • Menyelesaikan soal sesuai konsep matematika
  • Mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari
  • Memahami data dalam bentuk tabel maupun grafik
  • Memahami fakta, prosedur, serta alat matematika

29. Apa tindak lanjut yang dapat diambil oleh sekolah terkait hasil AKM?
  • Memetakan pencapaian siswa dalam AKM yang dapat digunakan untuk seleksi masuk ke jenjang sekolah yang lebih tinggi
  • Menyusun dan melaksanakan program pengayaan untuk mendorong prestasi belajar siswa lebih baik lagi
  • Mendorong siswa untuk mendapatkan skor tinggi dan mengesampingkan pelajaran yang tidak relevan dengan AKM
  • Merefleksi hasil AKM dalam pembelajaran sehingga guru-guru dapat membangun kompetensi serta karakter siswa

30. Bagaimana keterkaitan antara pelaksanaan AKM dan tantangan pembelajaran berbasis kompetensi yang dihadapi guru?
  • Pelaporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk memberikan informasi mengenai tingkat kompetensi siswa pada kompetensi dasar literasi membaca dan numerasi
  • Pelaporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum berupa nilai yang sejalan dengan karakteristik utama dari pembelajaran berbasis kompetensi yang berfokus capaian hasil akhir berupa nilai
  • Pelaporan Asesmen Kompetensi Minimum akan membantu guru mempersiapkan materi pembelajaran untuk digunakan oleh siswa sesuai dengan pembelajaran berbasis kompetensi
  • Pelaporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum akan memberikan standar penguasaan yang harus dimiliki oleh siswa sehingga semua siswa akan mencapai level mahir bersamaan
Semoga bermanfaat.

Saturday, December 19, 2020

Seleksi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021


Seleksi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021 merupakan langkah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyediakan kapasitas 1 juta guru PPPK yang kesejahteraannya dijamin oleh Pemerintah Pusat.


Siapa yang mendaftar dan mengikuti seleksi

  1. Guru Honorer di Sekolah Negeri/ swasta yang terdaftar di Dapodik termasuk Guru Honerer K2
  2. Lulusan PPG yang tidak mengajar

Seleksi PPPK

  1. Seleksi PPPK hingga batas 1 juta guru
  2. Kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali lagi di tahun yang sama atau berikutnya
  3. Kemdikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersipkan diri sebelum ujian seleksi
  4. Gaji peserta yang lulus guru PPPK dipastikan tersdia oleh Pemerintah pusat.
  5. Biaya penyelenggaarn ujian ditanggung oleh Kemdikbud

Rencana Rekrutmen PPPK untuk Tenaga Guru pada Tahun 2021

  1. Usia pelamar dari 20 tahun s/d 59 tahun
  2. Sampai November 2020, 174.077 Formasi telah diusulkan oleh Pemerintah Daerah

Pelaksanaan PPPK Guru

  1. Pendaftaran SSCASN-PPPK meliputi pembuatan akun, pendaftaran, pencetakan kartu ujian. Pendaftaran terintegrasi dengan Dapodik dan Data Kependidikan (Dukcapil)
  2. Seleksi menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)



Periode Hubungan Perjanjian Kerja

A. Jangka waktu pelaksanaan perjanjian kerja PPPK, paling singkat 1 tahun dan dapat diperpannjang sesuai dengan:

  1. pencapaian kinerja
  2. Kesesuaian kompetensi
  3. Kebutuhan instansi
  4. Setalah mendapat persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yaitu Gubernur, Bupati/ Walikota

B. Penyebab berakhirnya Perjanjian Kerja

1. dihentikan dengan hormat

  • jangka waktu perjanjian kerja berakhir
  • meninggal dunia
  • atas permintaan sendiri
  • perampingan organisasi atas keijakan pemerintah
  • tidak cakap jasmani dan rohani (tidak menjalankan tugas dan kewajiban sesuai kerja)

2. diberhentikan dengan hromat tidak atas permentian sendiri

  • dihukum penjaran (pidanan penjara paling singkat 2 tahun) dan tindak pidana dilakukan dengan tidak berencana
  • melakukan pelanggaran disiplin tingkat berat
  • tidak memenuhi target kinerja yang telah disepakati

3. diberhentikan tidak dengan hormat, karena

  • penyelewengan terhadap Pancasila UUD 1945
  • Dihukum penjara karena melakukan tindak pidana terkait jabatan dan/ atau pidana umum
  • Menjadi anggota dan/ atau pengurus politik
  • Dihukum penjara karena melakukan tindak pidana secara berencana


Sumber : Youtube Kemdikbud RI

Monday, December 14, 2020

Informasi | Cara Aktivasi Akun Pembelajar

Ditengah pandemi yang masih berkelanjutan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus berinovasi untuk mengatasi kendala kegiatan pembelajaran. Untuk mendukung kegiatan Belajar Dari Rumah di masa pandemi dan mendukung proses pembelajaran di satuan pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi, Kemdikbud menerbitkan Akun Pembelajaran untuk guru dan peserta didik.

Akun pembelajaran dapat digunakan oleh

1. Peserta didik:

  • SD dan Program Paket A kelas 5 dan kelas 6
  • SMP dan Program Paket B kelas 7 sampai dengan kelas 9
  • SMA dan Program Paket C kelas 10 sampai dengan kelas 12
  • SMK kelas 10 sampai dengan kelas 13
  • SLB kelas 5 sampai dengan kelas 12

2. Pendidik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah

3. Tenaga kependidikan yaitu Kepala Satuan Pendidikan dan operator

Beberapa aplikasi (layanan) yang dapat diakses dengan akun pembelajaran, yaitu

  • Pos elektronik (e-mail)
  • Penyimpanan dan pembagian dokumen secara elektronik
  • Pengelolaan administrasi pembelajaran secara elektronik
  • Penjadwalan proses pembelajaran secara elektronik
  • Pelaksanaan proses pembelajaran secara daring, baik secara sinkronis maupun asinkronis
  • Rumah Belajar Kemendikbud untuk materi pembelajaran

Cara Pengaktifan Akun Pembelajaran

Akun pembelajaran dapat diakses melalui laman https://belajar.id/, namun untuk mengaktifkan akun pembelajaran berikut beberapa langkah yang perlu diikuti oleh guru dan peserta didik.

1. Guru/ peserta didik membuka laman https://mail.google.com/


2. Pilih login sesuai dengan tampilan yang muncul saat mengakses https://mail.google.com/

3. Masukkan email dan password. Email dan password diperoleh dari OPERATOR SEKOLAH

4. Setelah menginput email, selanjutnya masukkan sandi (password) juga yang diperoleh dari OPERATOR SEKOLAH

5. Akan muncul pernyataan tentang akun baru, selanjutnya klik Accept untuk ke langkah selanjutnya.


6. Selanjutnya akan diarahkan untuk memasukkan sandi baru, mengganti sandi yang diberikan oleh operator sekolah.



7. Setelah berhasil mengubah sandi, selanjutnya akan diarahkan ke email akun pembelajaran


Demikian cara untuk megaktifkan Akun Pembelajaran. Untuk kelas, pembelajaran, dan penilaian akan diinformasikan selanjutnya.

Informasi Tambahan

Perlu untuk diinformasikan, dalam hal Akun Pembelajaran tidak diakses oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sama sekali sampai 30 Juni 2021 maka Akun Pembelajaran tersebut akan dinonaktifkan secara otomatis.

 Perlu diingat, Kemdikbud berharap akun pembelajaran ini digunakan karena

  • Akun Pembelajaran akan menjadi salah satu jalur komunikasi resmi Kemendikbud ke pendidik dan peserta didik
  • Akun Pembelajaran akan digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi resmi Kemendikbud
  • Materi dan informasi dari Kemendikbud, misalnya terkait bantuan pemerintah dan Asesmen Nasional, akan dikirimkan ke alamat pos elektronik Akun Pembelajaran

Berdasarkan manfaat yang akan disampaikan, sangat disarankan untuk menambahkan/ menggunakan email ini pada ponsel pintar yang dimiliki Guru dan Peserta Didik mengingat kegunaan akun pembelajaran ini. Tujuaannya agar email akun pembelajaran tetap aktif.
 Demikian informasinya, semoga bermanfaat.

Thursday, October 8, 2020

Cara Mencetak Status Tunjangan Profesi di Info GTK 2020

Setelah mengetahui cara cek Info GTK 2020, berikut cara untuk mencetak data dan status validitas tunjangan profesi melalui laman Info GTK 2020.

1. Langkah pertama silahkan buka browser, seperti google chrome atau mozilla. Lalu masukkan alamat https://info.gtk.kemdikbud.go.id/ pada kolom pencarian/ alamat web., seperti gambar berikut


jika link dimasukkan dengan benar, maka akan muncul tampilan seperti diatas.

2. Selanjutnya klik "Login Langsung ke GTK"


3. Pada laman yang terbuka, silahkan isi 

A. email (sesuai dengan email yang digunakan dengan verifikasi)

B. password/ sandi yang digunakan saat verifikasi email.

C. Kode keamanan yang ditampilkan pada laman tersebut

D. Selanjutnya klik login


4. Setelah berhasil login, maka akan ditampilkan info GTK. Untuk mencetaknya, silahkan klik tombol Cetak pada laman yang dimunculkan.


5. Pada tampilan yang muncul silahkan pilih printer, jika sudah sesuai dengan jenis printer yang akan digunakan, silahakn klik print


Demikian cara untuk mencetak INFO GTK dan Status Validasi Tunjangan Profsi.

Friday, September 25, 2020

Cara Cek Info GTK 2020 Pada Info GTK v.2020.2.0

Untuk mengetahui kondisi jam mengajar dan seputar informasi tunjangan sertifikasi, pada semester ini memiliki tampilan yang baru. Masih sama dengan link sebelumnya, untuk mengetahui informasi guru dalam kegiatan pembelajaran semester yang berjalan, guru dapat melihatnya melalui link
Untuk mengakses informasinya, silahkan kunjungi link https://info.gtk.kemdikbud.go.id/ atau klik pada INFO GTK v.2020.2.0 diatas.melalui aplikasi browser seperti Chrome, Mozilla, dan sebagainya.hingga muncul tampilan seperti ini.


Selanjutnya pada laman yang tampil, klik "Login Langsung Ke GTK"

Selanjutnya pada laman yang muncul, masukkan email, password (email dan password yang didaftarkan di dapodik sekolah atau email yang digunakan saat verivikasi email dapodik secara online), serta masukkan kode keamanan sesuai gambar dan klik login, seperti pada gambar dibawah ini.




Selain informasi status validasi tunjangan profesi, beberapa fitur tampilan yang ditambahkan pada Info GTK 2020 antara lain:

1. Fitur Profil

Berisi informasi nama, tanggal lahir, pendidikan terakhir, sekolah induk, email



2. Fitur Riwayat Pendidikan Formal dan Sertifikasi Pendidik

Berisi daftar pendidikan yang telah ditempuh dan sertifikasi pendidik


3. Fitur Updating data BKN pada server GTK

Berisi informasi pendidik yang terdapat di BKN seperti NIP, Nama, dan sebagainya


4. Fitur Kenaikan Pangkat dan Gaji Berkala

Berisi riwayat pangkat dan gaji berkala yang diunggah ke dapodik


5. Fitur lainnya

Berisi hal-hal terkait dengan tugas tambahan atau informasi tentang sebab status tidak valid tunjangan sertifikasi.



Saturday, September 19, 2020

Kuota Data Internet 2020 Kemdikbud

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyampaikan akan memberikan bantuan kuota internet kepada peserta didik dan pendidik dari tingkat Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi (PT) dengan jumlah kouta yang berbeda-beda.

Dalam kuota data internet yang diberikan oleh pemerintah terdapat dua kuota, yaitu kuota umum dan kuota belajar. 

  1. Kuota Umum: Kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi
  2. Kuota Belajar: Kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.

Berikut rincian bantuan kuota data internet Kemdikbud.


Sesuai dengan keterangannya, kuota umum dapat digunakan untuk mengakses seluruh lama dan aplikasi seperti media sosial yaitu facebook, twitter, youtube, dsb atau aplikasi lain diluar aplikasi pembelajaran, dan juga layanan internet lainnya namun diatasi hanya 5 Gb.

Namun untuk kuota belajar, dapat digunakan untuk mengakses aplikasi pembelajaran dan website pembelajaran seperti berikut ini.


A. Aplikasi Pembelajaran

  1. Aplikasi Whatsapp
  2. Aplikasi dan website Zenius
  3. Aplikasi dan website Udemy
  4. Aplikasi dan website Sekolah.Mu
  5. Aplikasi dan website Rumah Belajar
  6. Aplikasi dan website Ruang Guru
  7. Aplikasi dan website Quipper
  8. Aplikasi dan website Microsoft Education
  9. Aplikasi dan website Kipin School 4.0
  10. Aplikasi dan website Google Classroom
  11. Aplikasi dan website Ganeca digital
  12. Aplikasi dan website Eduka system
  13. Aplikasi dan website Edmodo
  14. Aplikasi dan website Duolingo
  15. Aplikasi dan website Cakap
  16. Aplikasi dan website Birru
  17. Aplikasi dan website Bahaso
  18. Aplikasi dan website Ayoblajar
  19. Aplikasi dan website Aminin

B. Video Conference (Pertemuan daring)

Saturday, July 25, 2020

Verifikasi Email PTK pada Akun Dapodik Secara Online

Sesuai dengan pengumuman pada laman Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
Verifikasi akun pada sistem Dapodik dilaksanakan sampai dengan Sabtu, 31 Oktober 2020. Akun yang tidak terverifikasi sampai dengan batas waktu tersebut akan dihapus dari database Dapodik. 

Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) wajib memverifikasi email yang aktif pada akunnya masing-masing, dengan cara:

1. Kunjungi laman https://ptk.datadik.kemdikbud.go.id/ melalui browser (chrome, mozilla, dsb)


2. Klik pada tombol LOGIN MENGGUNAKAN SSO 


3. Isi data kolom username dengan menggunakan email yang terdaftar di dapodik, dan kolom password yang terdaftar di dapodik.


4. Setelah proses autentiksi, maka akan tampil laman seperti berikut ini.

5. Klik Tombol Biodata

6. Pada laman yang tampil, klik tombol AKUN

7. Kemudian klik Verivikasi sekarang

8. Masukkan email aktif pada kolom yang diminta, setelah mengisi email aktif klik lanjutkan.


9. Setelah klik lanjutkan buka "email yang tadi kita masukkan", lihat pada kotak masuk atau spam, lihat pesan balasan kode Verifikasi yang dikirim. Jika kode verifikasi sudah dimasukkan silahkan klik simpan.

Demikian cara memverivikasi email aktif pada dapodik sesuai dengan petunjuk Data Pokok Kependidikan.