Saturday, March 19, 2016

Lomba Foto Kemdikbud 2016


Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016, Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyelenggarakan Lomba Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2016. 

Adapun tema lomba adalah:

“Keterlibatan Publik dalam Aktivitas Pendidikan dan Kebudayaan”

Subtema:

  1. Mewujudkan Pelaku Pendidikan dan Kebudayaan yang Kuat
  2. Mewujudkan Akses yang Meluas, Merata, dan Berkeadilan
  3. Mewujudkan Pembelajaran yang Bermutu
  4. Mewujudkan Pelestarian Kebudayaan dan Pengembangan Bahasa
  5. Mewujudkan Penguatan Tata Kelola serta Peningkatan Efektivitas
  6. Birokrasi dan Pelibatan Publik
Kriteria lomba, antara lain:

  1. Lomba foto meliputi 2 kategori, yaitu Kategori Guru, Orangtua Siswa, dan Siswa serta Kategori Wartawan.
  2. Foto adalah karya asli (original), tidak rekayasa, duplikatif, replikatif, ataupun reproduksi.
  3. Belum Pernah menang dalam lomba foto apapun dan tidak sedang disertakan dalam lomba lainnya.
  4. Fotografer bukan pegawai Kemendikbud.
  5. Pengambilan foto dapat menggunakan kamera DSLR, kamera saku, maupun kamera smartphone high resolution.
  6. Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 foto.
  7. Pengiriman foto dalam format JPEG dengan ukuran maksimum 2,50MB per foto, resolusi 72 per inch, berwarna (full colour), dan dibuat pada tanggal 1 Mei 2015 s.d. 15 April 2016, ke email: lombafoto@kemdikbud.go.id, paling lambat 16 April 2016, pukul 24.00 WIB, dengan mencantumkan judul foto dan narasi singkat.
  8. Setiap peserta wajib melampirkan identitas pengirim yaitu: nama, profesi, alamat, email, nomor telpon/hanphone, dan KTP/SIM.
  9. Semua foto yang disertakan dalam lomba, wajib diunggah di akun twitter peserta dengan mention ke akun @kemdikbud_RI dan menggunakan tagar #lombafotokemdikbud2016.
  10. Untuk peserta wartawan, karya foto yang dikirim sudah pernah dimuat pada media cetak atau online periode 1 Mei 2015 sampai 15 April 2016 dengan melampirkan kartu pers serta bukti pemuatan.
  11. Kemendikbud berhak menggunakan/memublikasikan foto yang masuk ke panitia untuk kepentingan nonkomersial Kemendikbud, dengan tetap mencantumkan nama fotografer.
  12. Seluruh foto yang dikirimkan, sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi peserta, panitia terbebas dari tuntutan apapun terkait foto peserta yang dikrimkan.
  13. Pengumuman hasil lomba melalui www.kemdikbud.go.id, facebook Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta twitter @kemdikbud_RI pada bulan Mei 2016.
  14. Pemenang I, II, dan III tiap kategori berhak atas piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan uang tunai masing - masing sebesar: Juara I (1 pemenang) : Rp. 15.000.000 (dipotong pajak), Juara II (2 pemenang) : Rp. 12.000.000 (dipotong pajak), Juara III (3 pemenang) : Rp. 10.000.000 (dipotong pajak)
  15. 15. Tim Juri berhak membatalkan karya foto yang menjadi pemenang apabila diketahui tidak sesuai dengan kriteria lomba.
Ayo, segera ikuti! Sebelum waktunya berakhir.

Wednesday, March 2, 2016

MEDIA PEMBELAJARAN IPA SECARA ONLINE MAUPUN OFFLINE TERLENGKAP DAN GRATIS

Pembelajaran IPA sebaiknya diajarkan secara kontekstual untuk memudahkan peserta didik untuk memahaminya. Namun, banyak guru yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan IPA agar muda untuk dipahami. Belum lagi kendala perlengkapan sarana dan prasarana dalam laboratorium ynag masih sangat kurang. Sehingga membuat pembelajaran semakin terasa sulit.

Kali ini, saya ingin meriview sebuah aplikasi (simulasi) sebagai media pembelajaran IPA yang dapat digunakan secara onlin maupun offline, sehingga sedikit banyaknya membantu mengatasi keterbatasan saran dan prasarana dalam melaksanakan praktikum.

PhET merupakan simulasi Matematika dan Ilmu Pengetahuan yang menyenangkan, gratis dan interaktif. PhET merupakan sebuah hasil pengembangan oleh University of Colorado. PhET bersifat open source, sehingga sangat membantu para guru dan siswa dalam memahami pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan.

Tayangan Pengenalan PhET

Seperti yang dituliskan dalam judul tulisan review ini, PhET dapat diakses secara online maupun offline. Untuk secara online, seorang guru atau pelajar tidak perlu untuk melakukan install aplikasi, cukup hanya mengaksesnya laman PhET yaitu https://phet.colorado.edu/ melalui PC yang terhubung dengan jaringan internet melalui browser yang terdapa pada PC seperti chrome, mozilla, opera, dan lain sebagainya.

Pada laman yang terbuka, akan muncul link text - Play with simulation. Kemudian kita akan disajikan laman yang berisi simulasi-simulasi yang dapat dipilih sesuai dengan keinginan.

Salah satu contoh simulasi dari PhET.

Untuk cara offline, guru atau perlu menginstall aplikasi simulasi yang dapat di unduh dengan mengklik link text - offline access. Pada laman yang disajikan, guru atau pelajaran akan diajukan tiga unduhan yang disesuaikan dengan keperluan guru atau pelajar tersebut. Pilihan itu antara lain, untuk PC (Desktop), Chromebook, atau iPad.
Untuk PC (desktop) berbasis windows dapat diakses/ diunduh langsung disini (sebesar 1,7 Gb tertanggal tulisan ini di publikasikan.

Jika, aplikasi tersebut terlalu besar, guru dan pelajar dapat memilih satu persatu topik yang ingin dipelajari secara simulasi yang disajikan pada laman tersebut.

Demikian review secara singkat mengenai aplikasi media pembelajaran IPA secara lengkap. Untuk lebih jelasnya silahkan akses alaman PhET yang telah disajikan diatas. 
Perlu diingat, ketika mengunduh, pastikan aplikasi (flash/ simulasi) yang akan diunduh sesuai dengan tipe gadget yang digunakan untuk membuka file tersebut.



Friday, December 4, 2015

Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015

Uji kompetensi guru (UKG) tahun 2015 telah dilaksanakan oleh 2.360.388 atau sebanyak 91 % dan sekitar 226.885 akan melaksanakan ujian susula pada tanggal 11-14 Desember 2015 (Info GTK -UKG Susulan 11-14 Desember 2015). Sebelum pelaksanaan UKG 2015, banyak guru yang merasa kawatir dengan arah dan tujuan UKG tersebut. Banyak kabaar yang mengatakan, bahwa hasil UKG berkaitan dengan tunjangan profesi guru.

Namun, akhirnya kabar ini diluruskan oleh Kemdikbud, selaku badan yang bertanggung jawab atas profesi Guru. 
Uji kompetensi guru, ditujukan untuk bercermin, dan memotret serta menganalisa peta kompetensi individu masing-masing guru. Tindak lanjut dari UKG 2015 adalah berupa pendidikan dan pelatihan (diklat) yang lebih terarah untuk guru-guru sesuai dengan pemetaan yang dihasilkan dari UKG. 

Jika dilihat dari dasar hukum Pelaksanaan UKG 2015, salah satu yang menjadi dasar hukum adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2012 tentang UKG. Berdasarkan peraturan ini, UKG bertujuan untuk:
  1. Syarat kenaikan pangkat dan/ atau jabatan fungsional guru
  2. Pemetaan kompetensi sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan yang dilakukan secara periodik.
Oleh karena itu, dalam peraturan ini tidak ada dikaitkan dengan tunjangan profesi guru. Namun diharapkan, dengan pelaksanaa UKG tersebut, pengembangan guru semakin kearah yang positif untuk perbaikan pendidikan di Indonesia.

Semoga tulisan ini sedikit memberikan ketenganan bagi guru untuk menghadapi UKG selanjutnya.



Monday, October 19, 2015

KISI-KISI UKG 2015

"Guru memiliki posisi strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pencanangan guru sebagai profesi oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 4 Desember 2004, memperkuat peran guru dalam pelaksanaan pendidikan. Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen secara eksplisit mengamanatkan adanya pembinaan dan pengembangan profesi guru secara berkelanjutan sebagai aktualisasi dari sebuah profesi pendidik. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dilaksanakan bagi semua guru, baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat." (Informasi dari Info GTK).

Adapun pedoman dalam pelaksanaan UKG yaitu:
A. Persyaratan peserta Uji Kompetensi Guru
  1. Semua guru baik yang sudah memiliki sertifikat pendidik maupun yang belum memiliki sertifikat pendidik.
  2. Guru PNS dan bukan PNS yang terdaftar di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
  3. Memiliki NUPTK atau Peg.Id
  4. Masih aktif mengajar mata pelajaran sesuai dengan bidang studi sertifikasi dan/atau sesuai dengan kualifikasi akademik.
B. Sistem Uji Kompetensi Guru

UKG dilaksanakan menggunakan dua sistem yaitu:
  1. Sistem online, dilaksanakan pada daerah yang terjangkau jaringan internet dan memiliki ruangan yang berisi perangkat laboratorium komputer dan terhubung dalam jaringan intranet.
  2. Sistem offline atau manual dilaksanakan pada daerah yang tidak terjangkau jaringan internet dan tidak memiliki ruangan yang berisi laboratorium komputer dan tidak terhubung dalam jaringan internet.
C. Waktu Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru
1. Sistem Online
Pelaksanaan UKG online tahun 2015 akan berlangsung antara tanggal 9-27 November 2015 secara serentak di seluruh Indonesia. Jadwal pelaksanaan UKG ditentukan bersama oleh PPPPTK/LPPKS/ LPPPTK-KPTK, bersama LPMP dan dinas pendidikan kab/kota.

2. Sistem Offline
Waktu pelaksanaan UKG Offline dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 1 (satu) hari, jadwal pelaksanaan akan ditentukan kemudian diantara tanggal pelaksanaan UKG online atau setelah UKG online selesai.

D. Tempat Uji Kompetensi
Tempat Uji Kompetensi (TUK) adalah ruangan yang diusulkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi guru sesuai dengan persyaratan dan diverifikasi oleh LPMP/PPPPTK/LPPKS/LPPPTK KPTK. Penentuan lokasi TUK disamping mempertimbangkan sarana juga letak geografis yang mudah dijangkau guru.

E. Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru
1. Uji Kompetensi Guru online
UKG online dimulai secara serentak di semua TUK pada tanggal yang telah ditetapkan dan dilaksanakan selama 120 menit atau 2 jam. Pelaksanaan UKG setiap hari dibagi dalam 2 (dua) sampai 3 (tiga) gelombang. 
2. Uji Kompetensi Guru offline
UKG offline dilakukan oleh peserta di kabupaten/Kota yang tidak memiliki koneksi internet. Pelaksanaannya dimulai 1 satu hari setelah pelaksanaan UKG online.

6. Tata Cara Mengikuti Ujian online
  1. Setelah registrasi, peserta memasuki ruangan minimal 30 menit sebelum jadwal ujian dengan menunjukkan Kartu Peserta UKG online dan identitas lainnya.
  2. Peserta mengisi daftar hadir dan mendengarkan pengarahan dari tim teknis.
  3. Login pada sistem ujian online sesuai dengan nomor peserta UKG dan NUPTK.
  4. Latihan menggunakan sistem ujian online selama 15 menit menggunakan soal ujicoba atau soal latihan
  5. Mengikuti ujian yang sesungguhnya dengan mengakses soal UKG yang disediakan.
  6. Waktu ujian akan tampil di layar komputer dan mulai menghitung mundur saat soal ujian mulai diakses.
  7. Menjawab soal ujian dengan cara memilih jawaban yang dianggap benar dengan menggunakan mouse atau menekan keyboard (huruf A, B, C atau D).
  8. Jika terjadi salah pilih jawaban, peserta dapat memperbaiki jawaban dengan cara yang sama pada butir 7 di atas. Peserta dapat mengganti jawaban beberapa kali tanpa mengurangi nilai.
  9. Soal akan tampil di layar komputer satu per satu.
  10. Aplikasi UKG online akan berhenti secara otomatis pada saat waktu ujian berakhir.
  11. Peserta yang telah menyelesaikan ujian meninggalkan ruangan
Selama proses UKG berlangsung peserta didik harus mengikuti tata tertib sbb:
  1. Peserta tidak membawa buku atau referensi, kamera, handphone, alat penyimpan data (flash disk, external hardisk, dan lain-lain) ke dalam ruangan ujian.
  2. Peserta tidak saling menyontek.
  3. Mengisi daftar hadir pelaksanaan UKG.
7. Kisi-kisi UKG 2015
Untuk membantu penguasaan kompetensi yang akan diuji, Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) memberikan kisi-kisi sesuai dengan Mapel yang diampuh oleh guru yang ditampilkan pada laman Info GTK.

Adapun kisi-kisi soal UKG 2015 dapat diunduh melalui laman resmi kisi-kisi UKG disini.

Thursday, August 20, 2015

BELAJAR SPSS (1)

Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk analisis statistik ilmu sosial. Untuk dunia pendidikan, SPSS membantu guru mengajar dengan efektif, membantu menganalisis kemampuan belajar siswa, dan mendukung penelitian institusi yang lebih akurat.

Pada tampilan lembar kerja SPSS, terdapat tiga bagian, yaitu

  1. Menu yang terdiri dari (a) file, (b) edit, (c) view, (d) data, (e) transform, (f) analyze, (g) direct marketing, (h) graphs, (i) utilities, (j) add-ons, (k) windows, dan (l) help
  2. Data view : berisi kotak-kota yang menunjukkan nilai dari data aktual sesuai variabel yang diperlukan
  3. Variable view: memperlihatkan informasi mengenai semua variabel dengan kriteria (a) name, (b) type, (c) width, (d) decimals, (e) label, (f) values, (g) missing, (h) column, (i) align, dan (j) measure.


Perlu diingat, langkah penting dan pertama untuk dapat menganalisis suatu data dengan benar adalah memasukkan data dalam SPSS dengan benar. Karena kekeliruan data yang dimasukkan jika salah, maka berujung hasil yang tidak sesuai. Oleh karena itu, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memasukkan data ada pada bagian variable view. Pengisian data variabel sangat menentukan ketepatan data. Berikut penjelasan mengenai bagian-bagian variabel view.

a. Name
Bagian ini untuk mengisi nama variabel yang terdapat dalam penelitian. Biasanya dalam statistika, variabel penelitian disimbolkan dengan huruf X dan Y, boleh juga menggunakan kata, namun hindari penggunaan <spasi> dan tanda baca.

b. Type
Kolom ini digunakan untuk menentukan tipe data dari variabel yang akan dimasukkan ke dalam program SPSS. Pada bagian ini Anda memiliki 8 pilihan jenis variabel. Namun jenis variabel yang paling sering digunakan adalah numeric, date dan string, Numeric digunakan untuk data yang berupa angka. Date digunakan untuk data tanggal, biasanya dipergunakan dalam analisis time series. Sedangkan string digunakan untuk data yang berupa karakter.


c. Width
Pilihan ini menyediakan masukan antara 1 hingga 255 karakter untuk jenis variabel string. Pengisian angka WIDTH dapat dilakukan dengan mengetik jumlah karakter kyang diinginkan atau dengan menggunakan scroll number yang terletak di sebelah kanan kolom WIDTH.

d. Decimals
Desimal akan muncul untuk jenis variable numeric.

e. Label
Label adalah keterangan yang lebih lengkap untuk nama variabel. Jika sebelumnya Anda hanya memberi tanda atau lambang huruf pada kolom name, maka pada bagian ini Anda dapat menuliskan nama variabel selengkap mungkin. Nama pada label ini juga yang akan muncul pada output SPSS.

f. Value (Label)
Kolom value diisi untuk variabel yang memiliki kategorisasi tertentu yang mewakili data non numeric (misal 1= pria, 2 =wanita). Hal ini dapat lebih memudahkan pengisian data tanpa perlu melakukan pengetikan yang berulang-ulang. Jika anda men-klik di bagian kanan kolom tersebut, maka akan muncul tampilan berikut ini:


g. missing
Kolom ini dipergunakan untuk menjelaskan mengenai perlakuan terhadap data yang hilang.

h. columns
Kolom ini memberikan informasi mengenai lebar kolom yang diperlukan untuk memasukkan data.

i. align
Kolom ini menunjukkan mengenai letak atau posisi data, apakah ingin diletakkan di sebelah kiri, kanan, atau tengah sel.

j. measure
Kolom ini merupakan kolom yang sangat penting dalam SPSS karena pemilihan jenis pengukuran dalam kolom ini akan menentukan jenis analisis yang dipilih. Untuk data kualitatif atau string, SPSS hanya menyediakan 2 pilihan yakni nominal atau ordinal. Untuk variabel string, maka pada kolom ini adalah nominal, tapi jika berisi nilai maka datanya ordinal

Tuesday, August 18, 2015

MAU JADI PNS GURU? INI SYARATNYA.

Mulai tahun depan (2016) pemerintah menerapkan sistem baru rektrutmen guru PNS. Selama ini perekrutan guru PNS disamakan dengan perekrutan PNS pada umumnya. Sehingga perekrutan guru PNS kurang begitu optimal, karena guru yang lulus berdasarkan kompetensi umum. Celakanya lagi ada orang yang memilih jadi guru, karena tidak diterima melamar kerja di mana-mana. Sehingga di lapangan banyak guru PNS yang bekerja tidak dengan kualifikasi sebagai seorang guru professional. Ujungnya proses pembelajaran tidak berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, mulai tahun depan rekrutmen guru PNS wajib mengikuti program PPG. Wujud program PPG adalah praktek mengajar di daerah pedalaman (SM3T) dan pendidikan di asrama mengikuti program sarjana mengajar di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (SM3T) serta pendidikan asrama dahulu. Denagn cara ini, guru lulusan program PPG tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik atau keilmuan guru semata. Tetapi juga memiliki kompetensi kepribadian dan kepedulian sosial.

Selain itu, rekrutmen cara ini, pemerintah ingin memetakan kebutuhan guru baru secara nasional. Pemerintah mengaharapkan melalui kampus lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) membuka seleksi peserta PPG. Jumlah yang diterima PPG ini disesuaikan dengan kebutuhan nasional.

Sumber:
#Ditjen Dikdas

Saturday, August 15, 2015

APLIKASI PEMBUAT TEKA TEKI SILANG (TTS)

Teka-teki silang atau disingkat TTS adalah suatu permainan di mana kita harus mengisi ruang-ruang kosong (berbentuk kotak putih) dengan huruf-huruf yang membentuk sebuah kata berdasarkan petunjuk yang diberikan. Petunjuknya biasa dibagi ke dalam kategori 'mendatar' dan 'menurun' tergantung arah kata-kata yang harus diisi (wikipedia).

Permainan ini juga dapat diterapkan sebagai salah satu media pembelajaran untuk meningkatkan minat dan sekaligus memberikan suasana yang berbeda dalam mengerjakan tes. Namun, guru sering mengalami kendala dalam membuat teka teki silang.

Berikut ini, sebuah aplikasi untuk membuat teka teki silang. EclipseCrossword is the fast, easy, free way to create crossword puzzles in minutes. Aplikasi ini memudahkan guru dalam membuat teka teki silang dalam waktu sangat singkat. Silahkan download aplikasinya:


Jika sudah di download, silahkan install. Setelah terinstall, berikut ini langkah untuk membuat TTS dengan aplikasi ini.

1. Jalankan aplikasi yang telah terinstall melalui shortcut desktop atau dari program


2. Pada awal program, terdapat dua pilihan, (1) untuk membuat file baru, atau (2) untuk mengedit file yang telah ada. Misal kita akan membuat TTS baru, maka klik pada pilihan I would like to start a new crossword, kemudian klik Next (bawah kanan).




3. Pada laman selanjutnya, klik let me create a word list from scratch now kemudian "next"



4. Tahap selanjutnya, masukkan jawaban pada kolom "Word", kemudian pertanyaan "Clue for this word", jika telah memasukkan kata itu, kemudian klik "add word to list" untuk memasukkan kata kedalam bagian yang akan dimasukkan dalam TTS. Lakukan beberapa kali sesuai dengan yang diinginkan, kemudian klik "Next"




5. Pada tahap selanjutnya, kita akan ditanya untuk menyimpan atau tidak pekerjaan ini, jika ingin menyimpan pilih 'yes', jika tidak pilih 'no'.



6. Pada langkah selanjutnya kita mengisi atribut untuk TTS ini, seperti judul TTS dan editornya. Kemudian klik "Next"




7. Tahap selanjutnya, silahkan isi jumlah kotak yang akan dibuat. Misalnya, mendatar 10 dan menurun 10. Kemudian "Next"




8. Pada tahap selanjutnya, kita telah disuguhkan bentuk TTS yang telah jadi, Kemudian klik "Next" untuk mencetak atau beberapa Output lainnya. Terdapat empat pilihan, yaitu (1) print out, (2) dalam bentuk word (*.doc), (3) bentuk web (*.html), dan (4) Rich text format. (*.rtf)




Demikian uraian singkat langkah-langkah pembuatan TTS dengan menggunakan aplikasi Eclipse Crossword